Sebanyak 106 peserta mengikuti acara Workshop Perpajakan yang diadakan oleh Sub Bagian Keuangan Kopertis Wilayah V Yogyakarta. Acara yang diadakan pada tanggal 21 dan 22 September 2015 itu diadakan di Ruang Sidang Utama Kantor Kopertis Wilayah V Yogyakarta. Para peserta  terdiri dari pengelola keuangan pada Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Kopertis Wilayah V. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Yogyakarta. Dalam sambutannya, Kepala Bagian Umum Kopertis Wilayah V, Dra Suci Mumpuni, M.Si mengatakan bahwa acara workshop perpajakan ini dibagi menjadi dua  hari pelaksanaan, masing-masing terdiri 53 peserta, dimaksudkan agar para peserta lebih fokus dalam mengikuti kegiatan workshop ini.Beliau juga berharap , agar para peserta bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber yang sudah didatangkan.

Menurut Koordinator Kopertis Wilayah V , Dr. Ir. Bambang Supriyadi dalam pengarahannya, bahwa dalam rangka melaksanakan fungsi Kopertis dalam hal pengawasan, pengendalian dan pembinaan, Kopertis sudah mengupayakan  agar Perguruan Tinggi Swasta bisa melakukan kegiatan pembelajaran yang baik, dan juga peningkatan kualitas Perguruan Tinggi Swasta. Di samping itu , Kopertis juga mendukung program-program yang didalamnya didukung oleh keuangan Negara. Karena dukungan keuangan itu berasal dari pemerintah, maka dalam penggunaannya juga diharapkan harus sesuai dengan peraturan yang ada. Lebih lanjut beliau juga mengingatkan agar para pengelola Keuangan pada Perguruan Tinggi Swasta jangan sampai melakukan keterlambatan dalam pembuatan laporan, karena sudah ada kontrak yang ditanda tangani, yang bisa menimbulkan denda. Di akhir pengarahannya, Koordinator berharap kepada semua peserta workshop agar memperhatikan penjelasan narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak, sehingga jangan sampai terjadi kesalahan baik dalam penghitungan, pemotongan maupun pelaporannya.

Ketua Satuan Pengawas InternaL Kopertis Wilayah V , Djoko Harjono, S.IP, yang juga berkesempatan menyampaikan materi tentang Pengelolaan Dokumen Pajak , menyatakan keprihatinannya , bahwa selama beliau mendampingi auditor untuk melakukan supervisI ke Perguruan Tinggi Swasta, masih ada beberapa kesalahan dalam hal pengelolaan keuangan Negara. Dan kesalahan yang timbul adalah kesalahan yang berulang. Dilandasi keinginan untuk memperbaiki pengelolaan keuangan Negara khususnya di bidang perpajakan itulah, kegiatan workshop perpajakan ini diselenggarakan.Lebih lanjut beliau memaparkan pengelolaan dokumen Pajak yang harus dilakukan para pengelola keuangan .

Narasumber dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Yogyakarta, Agus Prasojo dan Mitsuka Exanatungga, diawal materi menyampaikan betapa pentingnya setiap warga Negara taat akan kewajiban membayar pajak, mengingat peran pajak yang sangat besar dalam pembangunan bangsa. Hampir 70 % dana APBN berasal dari pajak. Tetapi, faktanya, banyak warga Negara Indonesia yang tidak membayar pajak, padahal mereka sudah menikmati fasilitas publik yang disediakan Negara. Selain itu juga dijelaskan secara detail tata cara dan ketentuan untuk penghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak, mulai PPh pasal 21, PPh pasal 23, PPh final pasal 4 ayat (2), PPn dan PPn BM. Disamping pemaparan materi, juga disajikan kasus dan permasalahan yang sering timbul dan cara pemecahannya. Para peserta workshop tampak sangat antusias mengikuti kegiatan, terbukti dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman seputar perpajakan.

 

Download materi:

- Pemotongan dan Pemungutan Pajak

- Pengelola Keuangan

- Bea Materai

- PTKP

- PPh 21