Dalam mengelola bantuan pemerintah , tentu ada mekanisme yang harus dilakukan oleh para penerima bantuan agar tidak menyimpang dari peraturan yang ada. Setiap tahun ada pemeriksaan dari tim Inspektorat Jenderal Dikti, termasuk diantaranya adalah pemeriksaan pada Perguruan Tinggi Swasta yang menerima dana dari DIPA Kopertis. Untuk itulah, acara workshop pengelolaan keuangan bagi para pengelola keuangan pada Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Kopertis Wilayah V ini diselenggarakan. Demikian ungkapan dari Kepala Bagian Umum Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Dra. Suci Mumpuni, M.Si dalam laporannya pada acara tersebut.. Acara yang berlangsung pada tanggal 28 September 2015 di Ruang Sidang Utama Kantor Kopertis Wilayah V itu diikuti oleh  sekitar 46  peserta yang berasal dari para pengelola keuangan pada Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Kopertis Wilayah V Yogyakarta.
 
Dalam sambutannya, Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah V Yogyakarta, Yun Widiati, SH mengungkapkan , bahwa dalam rangka melakukan peran Kopertis dalam hal pembinaan kepada Perguruan Tinggi Swasta, maka Kopertis memfasilitasi dalam bentuk kegiatan workshop, pelatihan, dan sosialisasi, diantaranya adalah kegiatan workshop Pengelolaan Keuangan ini. Diharapkan, dengan mengikuti kegiatan workhop ini, para pengelola keuangan menjadi lebih mahir dan paham bagaimana cara mengelola keuangan, khususnya bagi kegiatan yang bersumber dari keuangan Negara. Dengan kompetensi yang dimiliki para pengelola Keuangan pada PTS, diharapkan bisa meminimalisir hasil temuan dari tim Inspektorat Jendral, yang pada akhirnya bisa meningkatkan kinerja Kopertis Wilayah V Yogyakarta.

Narasumber utama kali ini didatangkan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan , Istu Wahudi. Pada kesempatan kali ini beliau memaparkan gambaran umum Seputar Pelaksanaan Anggaran, mulai dari Siklus Penyusunan dan Penetapan APBN, posisi Kopertis sebagai satuan kerja dalam Struktur Organisasi Pengelola Keuangan Negara, sampai dengan dana bisa sampai pada pihak Perguruan Tinggi Swasta.

Tim dari sub Bagian keuangan yang terdiri dari Bendahara Pengeluaran, Ageng Pujiharto, S.Pd dan Djoko Harjono S.IP yang juga sekaligus sebagai Ketua Satuan Pengawas Internal Kopertis Wilayah V juga berkesempatan memberikan materi pada acara ini. Ageng Pujiharto, S.Pd menjelaskan secara teknis tentang mekanisme pencairan dana pemerintah sesuai PMK No. 190 tahun 2012 . Lebih lanjut beliau juga memaparkan alur pengajuan SPM serta permasalahan yang timbul sehingga sering terjadi keterlambatan pada pencairan dana yang mengakibatkan keterlambatan dana untuk sampai di pihak Perguruan Tinggi Swasta.

Djoko Harjono S.IP selaku Ketua Tim Pengawas Internal Kopertis Wilayah V memaparkan secara detail hasil temuan yang sering ditemukan selama tim SPI mendampingi Tim Audit dari Inspektorat Jendral. Kesalahan itu ditemukan baik dalam penggunaan Anggaran bantuan Penelitian bagi dosen PTS, PP-PTS, Beasiswa BPP/PPA. Kesalahan-kesalahan itu diantaranya berupa penggunaan dana penelitian yang tidak sesuai dengan proposal, dokumen yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada, kesalahan dalam pemungutan dan penyetoran pajak, penyaluran beasiswa yang tidak tepat sasaran.

Pada sambutan penutupnya, Sekretaris Pelaksana, Yun Widiati, SH berharap, agar para peserta workshop bisa menerapkan ilmu yang sudah diterima dan beliau juga berharap agar tahun depan, acara yang diperuntukkan bagi para pengelola keuangan ini bisa dikemas dalam bentuk yang lebih sesuai bagi para pesertanya baik dari segi materi maupun metode pelatihannya, sehingga lebih tepat sasaran.
 

Materi