Becoming more who you are. Jadilah Orang yang lebih dari yang Anda bayangkan”. Itulah tema yang diusung Bapak Mukhlas Rofiq selaku enterpreuneur motivator yang hari itu menjadi narasumber pada sesi Motivasi, pada acara Pelatihan Kompetensi Budaya dan Etos Kerja bagi Pegawai Admnistrasi Kopertis Wilayah V Yogyakarta.

Bapak Mukhlas Rofiq adalah seorang motivator asli Malang, yang pada awal karirnya dulu berjuang bersama-sama dengan motivator lain yang juga asli Malang, seperti Mario Teguh, Andre Wongso dan Yani Sutopo. Ketika motivator yang lain bisa melejit karirnya di ibukota sebagai motivator, Bapak Mukhlas Rofiq memilih untuk pulang kampung ke Malang dan mengembangkan usahanya di Malang.

Saat ini, Bapak Mukhlas Rofiq  memimpin Watu Kali management, sebuah perusahaan yang dulu dibentuk Bapak Mukhlas Rofiq bersama kakak kandungnya, almarhum Yani Sutopo. Saat ini Watu Kali Management mempunyai produk-produk berupa Learning Centre, Rafting, Paint Ball, Outbond, Kuliner dan masih banyak bisnis yang lain. Banyak sekali instansi-instansi pemerintah, BUMN maupun perusahaan swasta yang sudah menggunakan berbagai macam produk dari Watu Kali management tersebut.

Pada acara motivasi ini, beliau berbagi tips, bagaimana agar kita bisa menjadi pribadi yang berhasil, diantaranya sebagai berikut:

1.    Senantiasa Berpikir positif

Sebagai manusia , hendaknya kita senantiasa harus berpikir positif dalam menghadapi kehidupan. “You are what you think”. Kita ditentukan oleh hasil pemikiran kita sendiri.Ketika kita berpikir bahwa kita pasti berhasil melakukan suatu pekerjaan, maka dalam diri kita akan muncul semangat dan usaha yang keras agar bisa melakukan pekerjaan itu, sehingga kesuksesan akan kita raih. Begitu juga sebaliknya, jika kita sudah ragu-ragu atau bahkan pesimis terhadap diri kita, maka kita akan mengalami kegagalan.

2.    Jangan Mengeluh

Dengan mengeluh, maka yang mengalir dalam diri kita adalah energy negative yang menjauhkan kita dari kesuksesan.

3.    Self Develop ( Pengembangan Diri)

No compromise for high standard performance. Hal ini berarti bahwa untuk mendapatkan kinerja yang optimal, kita harus mengembangkan diri.

 

Masih menurut Mukhlas Rofiq, bagi seorang pemimpin, dalam hal membuat keputusan hendaknya pemimpin harus menggunakan knowledge, menggunakan hati, dan menggunakan spiritual , sehingga keputusan yang diambil akan tepat.

 

Acara yang dibawakan secara menarik, membuat para pegawai terlihat antusias untuk mengikuti acara sampai dengan selesai. Disamping materi tentang pengembangan diri, Mukhlas Rofiq juga berbagi tentang tips bagaimana agar bisa menjadi pebisnis yang berhasil. Kunci keberhasilan bagi para wirausahawan pemula, yaitu:

a.    Take action.

Banyak orang yang mau memulai usaha mengalami keragu-raguan untuk memulai. Mereka rajin mengikuti seminar-seminar wirausaha, membaca buku-buku tentang kewirausahaan dan mengikuti acara motivasi. Mereka juga sudah melakukan survey kelayakan bisnis dan perhitungan-perhitungan yang detail untuk bisnis mereka. Tetapi, sayangnya, mereka takut untuk memulai usaha. Padahal yang dibutuhkan dalam berbisnis adalah “take action”.

b.    Abaikan cibiran orang

Kadang banyak orang disekitar kita yang mencibir ketika kita mau memulai usaha. Terkadang, para wirausahawan pemula tidak tahan dengan cibiran tersebut.

c.    Membangun Spirit

d.    Sabar

Ini adalah ujian terberat bagi para wirawusahan, terutama bagi pemula. Terkadang mereka tidak siap untuk menghadapi kegagalan. Padahal, ketika kita mengalami kegagalan, kita harus segera bangkit lagi dan ketika jatuh lagi, kita harus kembali bangkit. Disinilah para wirausahawan pemula diuji ketahanannya.

e.    Tidak boleh serakah, harus berbagi dengan orang lain. Karena sesungguhnya dengan berbagi, harta kita akan bertambah.

f.     Senantiasa melakukan inovasi

Mukhlas Rofiq mencontohkan salah satu bisnisnya yang sedang berkembang. Beliau menuturkan “ Bisnis apel yang konvensional yang dari dulu sudah ada adalah “petik apel dan makan sepuasnya”. Tapi, yang terjadi, satu orang konsumen tidak akan mampu makan apel dalam jumlah banyak dalam satu waktu. Apalagi banyak orang yang tidak suka dengan rasa apel Malang yang agak masam.  Maka dibuatlah inovasi baru, apel dibikin menjadi apel halilintar.Apel dibikin seperti ulir dan memanjang. Tidak berhenti sampai disitu. Karena banyak orang yang tidak suka makan Apel Malang yang masam, maka dibuat inovasi.  Setelah dibuat apel halilintar, apel dicelupkan ke dalam coklat, sehingga tampilan apel menjadi lebih menarik dan hampir setiap orang suka dengan rasa coklat. Dengan tagline “ Cara asyik makan apel “, bisnis kreatif Apel Halilintar ini berkembang dengan baik. Inilah contoh inovasi yang harus dilakukan oleh para pengusaha agar tetap exist di bidangnya’.

g.   Never ending to learn.

Tidak ada kata berhenti untuk belajar. Sampai kapanpun kita harus belajar, baik itu Ilmu Pengetahuan, Ilmu Agama, juga ilmi bisnis. Bahkan, apapun yang kita alami, bisa dijadikan pelajaran bagi kita.

 

Disamping mengikuti pelatihan pengembangan diri dan wirausaha, keesokan harinya, di pagi hari para pegawai mengikuti acara Outbond. Acara outbond yang dilaksanakan di arena Outbond Applesun ini dikemas dalam bentuk games-games yang menuntut kekompakan, koordinasi, dan kerjasama tim. Juga ada games yang diharapkan bisa menumbuhkan semangat, percaya diri dan keberanian masing – masing pegawai. Diharapkan setelah mengikuti seluruh rangkaian acara pelatihan ini, para pegawai kembali ke kantor untuk menunaikan tugas masing-masing dengan mempunyai semangat baru.