Latif Nur Baihaqi Dewantara (mahasiswa UGM) dan Zona Asha Tiagara (mahasiswa UMBY)  keluar sebagai juara 1 dan 3 Lomba Penulisan Serangan Oemoem 1 Maret 1949 tingkat nasional. Pengumuman lomba yang dilakukan pada Kamis (23/3) di Universitas Trilogi Jakarta, bersamaan dengan Seminar Kemandirian Pangan. Lomba diselenggarakan oleh Yayasan Kajian Citra Bangsa (YKCB) bekerjasama dengan Yayasan-yayasan yang didirikan HM Soeharto, yang dikhususkan untuk pelajar dan mahasiswa  bertemakan  SO 1 Maret 1949 Membuka Mata Dunia.

 

Lukman R Boer, ketua YKCB,  menuturkan “antusiasme pelajar dan mahasiswa sangat tinggi mengikuti lomba. Terbukti hanya dalam waktu sebulan terdapat 341 naskah yang diterima panitia. Hal ini cukup menggembirakan, karena, menunjukkan generasi muda masih peduli terhadap sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Seperti diketahui, SO 1 Maret 1949 memiliki arti strategis dalam perjuangan Kemerdekaan RI. “Dengan SO 1 Maret 1949 telah membongkar kebohongan Belanda yang menyatakan NKRI telah dikuasai sepenuhnya. Padahal, eksistensi TNI masih ada dan gencar melakukan perang gerilya bersama rakyat. Nah, keberhasilan SO 1 Maret 1949 menduduki Kota Yogyakarta selama 6 jam, memutarbalikkan kebohongan Belanda, sehingga akhirnya mengakui kedaulatan RI,” lanjut  Lukman R. Boer.

 

Tiga tokoh sentral dalam SO 1 Maret 1949 adalah Jenderal Sudirman (Panglima TNI), Komandan Wehrkreise III Letkol Soeharto, dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Tidak terasa pada saat ini kita telah merayakan 68th Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949. “Ketiganya memiliki peran strategis, jadi kita jangan melupakan jasa besar tokoh-tokoh bangsa tersebut. Generasi muda harus mewarisi semangat juang, persatuan dan kesatuan, dan kecerdasan ketiga dalam memimpin perjuangan. Janganlah dipisah-pisahkan peran strategis ketiganya,” tambah Lukman R. Boer.

 

Lomba penulisan sendiri dibuka pada pertengahan Februari 2017 dan ditutup pada 15 Maret 2017.  Jumlah naskah lomba yang masuk sebanyak 341 (pelajar 154 mahasiswa 187). Naskah berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia seperti Jabodetabek, Bandung, Purwokerto, Semarang,  Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kep. Riau, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Bali, NTT, NTB, Kalimantan, Surabaya, Blitar, Malang, Ponorogo, Lumajang, Madiun, dan beberapa kota lain di Indonesia.