Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor: 471/B/SE/VII/2017 tanggal 26 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Tracer Study di Perguruan Tinggi, dengan hormat kami beritahukan bahwa berkaitan dengan program Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dalam upaya meningkatkan relevansi pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja, diperlukan kebijakan untuk mendapatkan data nasional yang akurat terkait lulusan dari suatu program studi yang langsung bekerja, melalui pelaksanaan tracer study di setiap perguruan tinggi. Sehubungan dengan hal ini, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Tracer study dilaksanakan di setiap perguruan tinggi untuk menjamin bahwa desain, metodologi, dan kuesioner yang terstandar dapat digunakan untuk kompilasi dan komparasi data dari fakultas/program studi/departemen pada perguruan tinggi di tingkat nasional.
  2. Tracer study yang dilaksanakan di setiap perguruan tinggi sebagaimana dimaksud pada butir 1 diharapkan merujuk pada standar desain, metodologi dan kuesioner yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti sebagaimana tercantum pada laman tracer study Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti http://pkts.belmawa.ristekdikti.go.id. 
  3. Hasil tracer study diharapkan dapat disosialisasikan kepada berbagai pihak terkait untuk evaluasi kinerja perguruan tinggi, dan secara khusus untuk mendorong perbaikan proses pembelajaran di perguruan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, hasil tracer study diperlukan untuk pengambilan kebijakan nasional terkait pendidikan tinggi.

Untuk lebih jelasnya, terlampir kami sampaikan suret edaran dimaksud, dimohon Saudara dapat mencermati dan menindaklanjuti.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.