Melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM), Universitas Widya Mataram (UWM) membantu mewujudkan Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul menjadi desa tujuan wisata yang berkonsep halal. Program tersebut terlaksana atas bantuan dana dari Kemenristekdikti melalui skim Hibah PPDM yang dimenangkan oleh Tim Dosen yang diketuai oleh Dr Ir Ambar Rukmini MP, dosen Program Studi Teknologi Pangan UWM; dengan anggota Masrul Indrayana, ST, MT dan Yuliana Endah Widyaningsih, SE, MM.

Foto. Koordinasi Tim PPDM dengan Kepala Desa Bangunjiwo Parja, ST., M.Si

Menurut Ambar, program ini akan berlangsung selama tiga tahun, mulai tahun 2018 dan berakhir tahun 2020. Desa Bangunjiwo merupakan satu dari empat desa di Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul yang sebagian besar wilayahnya adalah pegunungan. Di desa tersebut terdapat beberapa sendang, kedung, kampung kerajinan, dan kelompok pengolah pangan. Melalui Program Kajigelem yang diketuai oleh Siam Hadi, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah merencanakan pengembangan potensi wilayah tersebut menjadi kawasan wisata terpadu dengan unggulan budaya lokalnya (potensi alam, kerajinan gerabah, ukir kulit, pahat batu, dan makanan tradisional).

Program Kajigelem mempunyai konsep menyatukan potensi-potensi empat wilayah/dusun, yaitu Kasongan, Jipangan, Gendeng, dan Lemahdadi, agar menjadi tujuan wisata menarik dan unggul. Namun, sampai saat ini masih kesulitan merumuskan dan merealisasikan konsep tersebut. Oleh karena itu, UWM, melalui Tim PPDM membantu merealisasikan program tersebut dengan memberikan sentuhan halal. Pada tahun pertama ini, akan didorong terwujudnya perkampungan berkonsep halal. Oleh karena itu, Tim PPDM melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Kepala Desa Bangunjiwo dan Ketua Pokja Kajigelem.

 



Isi berita diunggah oleh admin perguruan tinggi, dan menjadi tanggung jawab admin perguruan tinggi tersebut.